Home » » pribadi sederhana melakukan hal-hal yang luar biasa

pribadi sederhana melakukan hal-hal yang luar biasa

Written By perbandingan agama on Selasa, 15 November 2011 | 16:01

Sederhana bisa diartikan sesuatu yang seadanya saja. Bukan berarti tidak punya apa-apa atau kekurangan. Sederhana dalam penampilan, sederhana dalam kekayaan dan sederhana dalam pribadi. Sederhana bukan berasal dari sesuatu yang kurang dan apa adanya, tetapi  sederhana berasal dari sesuatu yang canggih dan luar biasa. Contoh, untuk menyampaikan informasi pada orang yang jaraknya jauh, sekarang manusia tidak perlu pergi berjalan menemui orang yang akan di beri informasi. Cukup dengan memijit-mijit benda kotak bertombol atau yang biasa disebut dengan telepon. Telepon adalah sesuatu yang canggih dan karena adanya telepon, semua pekerjaan  menjadi sederhana. Dengan sekilas contoh yang di sebutkan tadi, sudah jelas bahwa sederhana adalah berasal dari sesuatu yang canggih  atau luar biasa.
Sederhana dalam kehidupan bukanlah bermewah-mewahan dalam hidup dan berfoya-foya karena yang seperti itu memang di larang oleh agama. Tapi bukan berarti dengan berlandaskan sesuatu yang sederhana di anjurkan agama, lantas kita malah menjadi pribadi yang malas dan menjadikan hidup apa adanya tanpa mengadakan sesuatu yang membuat hidup lebih baik. Artinya kita harus hidup sesuai dengan kebutuhan atau proforsional. Sederhana adalah sebuah kepantasan dan kewajaran tanpa memaksakan sesuatu yg diluar jangkauan kita. Jalankanlah apa yang ada saja yg masih dalam jangkauan dan kemampuan.
Pribadi manusia adalah sesuatu yang begitu luar biasa dan sama sekali bukan sesuatu yang sederhana. Pada dasarnya manusia mempunyai karakter atau sifat yang berbeda  antara individu masing-masing. Manusia mempunyai hati, akal, fikiran dan hawa nafsu. Semua komponen tersebut saling berhubungan satu sama lain sehingga mempu menjadikan sifat atau karakter manusia itu berbeda-beda.  Menurut Littauer, sifat dan watak manusia itu ada empat macam. Pertama, Kolerik (ingin tampil ke depan, bersifat keras layaknya komandan tempur). Kedua, sanguin (periang, hampir tak pernah kelihatan susah namun pelupa dan selalu ingin mendapat perhatian orang lain). Ketiga, melankolik (serius, sistematis dan selalu memikirkan sebuah tindakan masak-masak sebelum melakukannya). Keempat, plegmatis (pasrah, tidak suka bertengkar dan nurut saja mana yang paling mudah).
Manusia yang mampu menyederhanakan  komponen-komponen yang terdapat dalam dirinya pasti mampu membentuk pribadi sederhana namun  mampu  melakukan hal-hal yang  luar biasa. Menyederhanakan komponen dalam yang terdapat dalam diri maksudnya mampu menyeimbangkan peran masin-masing  komponen dalam diri artinya, mampu mengendalikan diri dan bisa menempatkan kapan hati, akal, fikiran dan hawa nafsu itu di gunakan. Maka pribadi tersebut akan menjadi pribadi sederhana namun mampu  melakukan hal-hal yang begitu luar biasa. Terus berusaha, berfikir, optimis dan berserah diri pada Tuhan. Maka sekali lagi di sebutkan anda akan menjadi manusia yang mempunyai pribadi sederhana namun mampu melakukan hal-hal yang luar biasa.


http://farizalari.blogspot.com/2010/12/pribadi-sederhana-melakukan-hal-hal.html

Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BEM JURUSAN PERBANDINGAN AGAMA - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger