Home » , , » RUMAH INSPIRASI

RUMAH INSPIRASI

Written By perbandingan agama on Selasa, 06 Desember 2011 | 19:00

penghuni rumah inspirasi
Merupakan hal yang gampang untuk mencari mahasiswa-mahasiswa perbandingan agama. Ada satu rumah yang mereka singgahi untuk menunggu waktu siang, menghilangkan lelah, merenung kala putus cinta, atau mengeluh karena belum mendapatkan mahasiswi yang diincar. Entah apa yang membuat mereka merasa nyaman di tempat itu. Sampai ada yang menyanjung rumah mungil itu di status facebooknya.

sebuah ruangan kecil, sempit, dan kusam.
sampah dan debu beserta puing2 benda tak terpakai menjadi dekorasi yang begitu khas..
meski begitu rumah ini tetap menjadi sebuah surga berkat kekeluargaan yang terjalin dari berbagai etnis..

terimkasih ya Alloh...
atas nikmatmu yang kau berikan kepadaku dan saudara2ku yang sampai saat ini masih bersama...

ada apa sebenarnya dengan rumah mungil itu? kenapa dia menjelma menjadi kata indah pada salah seorang penghuninya?
Dipojok gang sempit daerah sekitar gang Kujang ada sebuah rumah mungil dengan cat hijau. Halaman rumah itu dirampas kamar mandi, yang kadang mengeluarkan bau yang kurang sedap. Rumah itu terdiri dari 3 ruangan, satu ruangan dapur yang disulap menjadi tempat nongkrong, tempat bernyanyi-nyanyi dan menunggu kamar mandi kosong, dan dua buah kamar yang saling berdampingan. Ada satu coretan spidol hitam di salah satu pintu kamar, yaitu Beuqok Room.
Mereka menamakan rumah itu sebagai rumah inspirasi, dilihat dari namanya rumah itu adalah sebuah sumber inspirasi mereka. Entah inspirasi apa yang dihasilkan rumah mungil itu, apakah inspirasi untuk selalu belajar, untuk selalu berdiskusi, untuk selalu tertawa riang, atau yang lainnya. Yang pasti berbagai karakter, berbagai etnis, suku, ras, bahkan dua negara berkumpul disana. Karakter keras kepala, manja (mungkin), dewasa, egois, dan sebagainya. Etnis sunda, jawa, melayu, dan dari dua negara yaitu Indonesia dan Malaysia. Rumah isnpirasi  menyatukan semuanya.
Ada satu hal yang pastinya sangat jelas menggambarkan kebersamaan mereka. Selain tidur bersama, mereka juga menggunakan satu piring besar untuk makan. Jika satu orang belum datang, yang lainnya harus bersedia menunggu dan menahan menyantap makanan yang sudah didepan mata. Lauk pauk yang dibeli oleh satu orang bisa dirasakan nikmatnya oleh seluruh penghuni rumah. 

Barangkali inilah yang menyebabkan kata-kata indah terutai dari salah satu penghuni rumah, sederhana namun suatu hal yang indah. Pluralitas tak hanya diberlakukan dilingkungan besar saja, contoh pluralitas sederhana bisa dilihat di rumah inspirasi kita. Semoga kita tetap mempertahankan pluralisme itu kawan.
Share this article :

1 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BEM JURUSAN PERBANDINGAN AGAMA - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger